Hari ini, rakyat Indonesia, khususnya daerah Solo, kembali
dikejutkan oleh sebuah bom yang meledak di GBIS pada pukul 10.45wib. bom
tersebut diduga berdaya ledak rendah. Namun, seorang saksi mata memperkirakan
usia pelaku sekitar 20-30 tahun. Ia mengenakan topi dan kaca mata. Sebelum
ledakan, ia terlihat mondar-mandir di depan gereja. Posisi pelaku berada di
dekat pintu masuk gereja.
Ada kemungkinan jenazah pelaku akan dibawa ke Semarang. "Kemungkinan
akan dibawa ke RS. Bhayangkara Semarang. Namun ini masih menunggu informasi
lebih lanjut," katanya.Djihartono masih belum dapat memberikan data-data mengenai korban dari bom bunuh diri ini. Ini disebabkan semuanya masih dalam proses pemeriksaan.
Mengenai pengamanan di gereja-gereja Jawa Tengah, dirinya mengakui dari jauh-jauh hari telah ada pengamanan di setiap gereja. "Bukan hanya dari Polri, kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak internal gereja terkait pengamanan," ucap Djihartono. Di TKP sendiri, lanjutnya, saat ini masih dijaga ketat oleh pihak kepolisian agar tetap steril.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar